Sebelum Latihan Dengan Dumbbell, Yuk Cari Tahu Jenis-jenisnya !!

TOKO ALAT FITNESS

TOKO ALAT FITNESSSaat Anda sibuk bekerja kadang kesehatan menjadi dikesampingkan. Anda malas berolahraga karena sudah terlalu lelah dan tidak memiliki waktu untuk sekedar jogging ataupun pergi ke gym. Solusinya adalah membawa peralatan gym ke rumah, contoh yang paling sederhana adalah dumbbell. Kettler, Ziva dan Bowflex merupakan produsen dumbbell yang handal untuk menemani Anda berlatih beban. Ingin tahu cara memilih dumbbell untuk latihan? Ikuti terus artikel berikut ini yang akan mengulas cara memilih dumbbell terbaik serta 10 rekomendasi dumbbell terbaik yang bisa Anda pakai untuk membantu membentuk tubuh dan membuat hidup Anda lebih baik.

 

Cara memilih dumbbell

Bagaimana cara memilih dumbbell yang memberikan kemudahan dan kenyamanan saat dipakai di rumah atau di tempat kerja? Untuk memahami lebih lanjut, kami akan menjelaskan cara memilih dumbbell berdasarkan tipe, poros batang, bahan serta berat yang bisa Anda gunakan dengan nyaman.

 

Tipe

Ada dua jenis tipe dumbbell berdasarkan beban yang terikat pada poros batang yaitu tipe permanen serta tipe dengan beban yang dapat diubah. Kami akan menjelaskan perbedaan keduanya lalu Anda bisa pilih dumbbell yang cocok Anda pakai latihan di rumah.

 

Tipe permanen

Image result for dumbbell permanent

Dumbbell tipe permanen adalah dumbbell dengan berat beban tetap sehingga tidak bisa diubah serta menyatu antara beban dan poros batang. Anda bisa berlatih dengan cepat dan lancar karena tidak perlu mengganti beban setiap saat.

Kekurangan dumbbell tipe ini adalah kurang efisien jika ingin melakukan latihan teratur dengan porsi latihan yang meningkat karena Anda perlu membeli dumbbell setiap kali Anda ingin menambah berat beban yang Anda inginkan. Tipe dumbbell ini memiliki bermacam berat dan Anda bisa pilih berat tertentu sesuai dengan kemampuan Anda.

 

Tipe dengan beban yang bisa diubah

Image result for dumbbell set work

Dumbbell tipe ini memiliki desain dumbbell yang terpisah antara poros batang dan lempeng beban sehingga Anda bisa ubah dan atur sendiri beban yang Anda inginkan dengan mengganti lempengan beban. Tipe ini lebih efisien jika Anda ingin berlatih beban di rumah karena Anda tidak perlu membeli banyak dumbbell dengan beban berbeda, namun Anda cukup menambah lempengan beban jika diperlukan.

Tipe ini kurang efektif saat penggunaan jika dibandingkan tipe permanen karena Anda perlu waktu lebih banyak untuk mengganti lempeng satu per satu. Gunakan dumbbell tipe ini jika Anda memiliki tujuan untuk menambah massa otot dengan cara menambah beban secara bertahap saat.

 

Rekomendasi poros sekrup ( Solid Bar ) pada dumbbell

Poros sekrup

Tipe ini memiliki ulir sekrup pada batang dumbbell dan menggunakan pelat pengunci yang berfungsi sebagai mur untuk mengunci lempengan beban agar tetap berada di batang. Tipe ini membutuhkan waktu untuk membuka pelat pengunci saat mengganti lempengan sesuai banyaknya alur pada batang, namun tipe ini memiliki karkteristik stabilitas yang tinggi serta aman digunakan.

 

Poros normal

Image result for dumbbell plate

 

Tipe poros normal bekerja dengan cara memasangkan lempengan dengan menggunakan 3 jenis dumbbell collar yaitu normal collarspring collar dan quick release collar yang dipasang kepada poros batang tanpa alur. Tipe ini mampu mengganti lempeng beban dengan mudah dalam waktu yang singkat karena tidak memiliki ulir, namun tipe ini bisa berbahaya karena lempengan beban bisa terlepas dengan mudah jika terdapat collar yang dipasang dengan longgar.

Diantara 3 jenis collar, normal collar merupakan jenis yang paling mudah terlepas dari sambungan karena penguncian hanya mengandalkan sebatang sekrup kecil dengan penguncian pada klem. Mekanisme penguncian pada normal collar hanya efektif pada ujung batang sekrup yang kecil sehingga luas permukaan penguncian sangatlah minim dan jika bagian ini longgar maka lempeng beban bisa terlepas dengan mudah.

Sedangkan spring collar memiliki bentuk seperti penjepit serta akan mudah terlepas jika sudah usang dimakan usia. Quick release collar bisa Anda pakai dengan mekanisme penguncian yang lebih kuat serta lebih cepat saat Anda membongkar pasang lempeng beban, namun tipe collar ini biasanya dijual terpisah dari dumbbell serta umumnya hanya bisa dipakai pada dumbbell dengan ukuran poros batang standar tipe olimpiade.

 

Pilih bahan yang sedikit mengeluarkan suara serta tidak merusak lantai

Ada beberapa dumbbell yang terbuat dari bahan yang bisa merusak lantai serta bisa mengeluarkan suara yang kurang nyaman saat Anda berlatih. Bagaimana karakteristik suara dan pengaruh setiap bahan apabila bergesekan dengan lantai saat Anda berlatih? Berikut ini adalah beberapa bahan yang biasa dipakai untuk membuat dumbbell. Pilihlah bahan yang sesuai dengan selera Anda.

Bahan besi

Image result for iron plate dumbbells

 

Besi merupakan bahan yang paling umum digunakan pada dumbbell. Lempeng beban yang terbuat dari besi dapat mengeluarkan suara gesekan serta bisa merusak jika terlalu sering bersentuhan dengan lantai selain itu bahan besi juga sangat mudah berkarat.

 

Bahan logam dilapisi dengan karet

Bahan logam dilapisi dengan karet

Dumbbell tipe ini terbuat dari bahan berupa lempengan logam yang dilapisi oleh karet sehingga memiliki sifat peredaman suara saat bersentuhan atau diletakkan di lantai. Selain itu dumbbell yang dilapisi karet, memiliki kemungkinan lebih kecil untuk merusak lantai sehingga tipe ini lebih nyaman digunakan di rumah.

 

Bahan kromium

Related image

Unsur kromium merupakan salah satu bahan yang biasa dipakai untuk membuat dumbbell serta dihasilkan melalui teknik electroplating dan biasa disebut juga krom. Produk ini direkomendasikan untuk Anda yang mencari lempeng beban yang tidak mudah berkarat serta dumbbell dengan penampilan yang berkilau dalam waktu yang cukup lama. Namun jika lempeng jenis ini terkelupas akan mudah menyebabkan debu masuk atau mudah menyebabkan cedera sehingga Anda harus berhati-hati.

 

Berat lempeng

Image result for dumbbell plate

Anda bisa menentukan jumlah beban ideal saat berlatih berdasarkan metode pada 1 RM (one-repetition maximum) yaitu jumlah kekuatan maksimum yang bisa dihasilkan dalam 1 kontraksi otot maksimal. Berdasarkan panduan American College of Sports Medicine yang merupakan organisasi kesehatan dengan 50.000 anggota yang terdiri dari akademisi, mahasiswa, pelatih kebugaran hingga dokter, Anda dianjurkan mengangkat beban dengan berat 60-70 persen dari 1 RM yang mampu Anda lakukan.

Jika Anda ingin memastikan beban yang pas untuk berlatih, Anda bisa mencoba berlatih di pusat kebugaran dan cobalah untuk mengangkat variasi beban yang tersedia. Beban yang pas untuk Anda adalah beban yang bisa Anda angkat dengan 8-12 repetisi sebanyak 3 set tanpa kepayahan di set terakhir. Jumlah repetisi dan set tersebut adalah perhitungan yang bisa Anda pakai namun masih bisa berubah tergantung dari jenis latihan dan tujuan Anda. Memilih beban yang terlalu berat bisa mencederai otot Anda sedangkan beban yang terlalu ringan bisa membuat tujuan Anda saat berlatih tidak tercapai.